Friday, August 5, 2016

no dumping

"... I'd heard the aphorism "Happy wife, happy life" or put another way, "If Mama ain't happy, ain't nobody happy". At first I'd thought that sounded great --- yippee, it's all about pleasing me! --- but if these sayings are true, it's a tremendous responsibility."


-gretchen rubin, the happiness project-



kenapa membaca itu penting (2)

masih bapak-bapak uber yang sama..

"mbak tau nggak. saya dulu mbak, pas masih kerja di papua, kan papua tu masih banyak hutan-hutan gitu ya, jadi disana tu masih banyak mbak penunggunya"

"maksudnya gimana pak?"

"ya penunggu, mbak. makhluk halus! makhluk yang nggak kasat mata, di hutan-hutan itu"

"ooh.."

"nah. saya kan suka ngrokok di tengah hutan tu, sambil nenangin pikiraaan.. gitu ya mbak, saya jalan ke hutan, ngrokok disitu, pas udah diisep setengah, nanti saya pasti tinggalin tu sisa rokoknya di tengah hutan situ, saya mikir, tu nanti rokok saya tinggalin buat penunggu hutan situ mbak, biar seneng mereka. biar nggak ganggu saya kan"

"waduh. rokok ditinggal gitu, nanti kalo kebakaran hutan gimana pak.."

"loooh.. semua orang juga kayak gitu kok disana mbak. udah pada tau, kalo ngrokok di hutan, setidaknya ninggalin setengah setengah batang lah buat penunggu disana, istilahnya, biar nggak diganggu, kita kan"


Wednesday, July 13, 2016

kenapa membaca itu penting?

sopir uber lempar botol plastik keluar sembari nyetir mobilnya bilang begini:

"kasih rejeki dulu buat pemulung. kalau saya buang sampah di jalan gini kan, besok pagi bisa ditemuin sama pemulung. itu kan sama aja kasih rejeki mbak, buat mereka. mereka pasti seneng pagi pagi dapat botol plastik. saya tu orangnya selalu mikirin orang lain, mbak. walaupun saya nggak kenal, gimana caranya selalu berusaha berbuat baik sama orang lain"

Tuesday, July 12, 2016

jogja suatu sore

segala yang tidak sempat aku sampaikan kepadamu,
akan kusampaikan kepada-nya

Saturday, January 16, 2016

babe **



(** bahasa indonesia, dibaca ba-be. bukan beib)



di dalam mobil uber, 100 meter dr rumah:

"itu tadi bapaknya ya dek?"

"huahahahahaha (tak bisa menahan diri) itu suami saya pak"

"ohh! maaf. maaf. maaf sekali mbak.."

"hahahahaha"

"soalnya selisih umurnya rada jauh ya?"

"huahahha enggak pak. saya itu malah lebih tua dari suami saya lo"

"HAAAAH! MASA SIH! eh. maaf maaf maaf ya bu.."



mohon maaf terhadap suami karena tidak bisa menahan diri. aku udah belain kamu lo. bapaknya itu yang salah. ya kan *salim*

Wednesday, December 2, 2015

wroooooggg..

terakhirnya kartika bilang begini waktu kami saling kasih semangat untuk menyelesaikan pekerjaan bulan desember yang membabi buta:

"mari kita menjadi seperti kodok,
kalaupun dia nggak bisa lompat ke tempat yang lebih tinggi,
tapi dia nggak pernah melompat mundur"



ya udah sana kamu jadi kayak kodok.
aku mau jadi kayak kelinci aja deh,
kelinci kan juga nggak bisa lompat mundur

Tuesday, December 1, 2015

manusia gua



"I like not being noticed. It has been a struggle because I love performing" -amy adams


saya mungkin ngerti yang dimaksud sama amy adams. saya suka gambar, suka nulis, dan seneng kalau tulisan & gambar dilihat lihat dan dibaca sama orang, tapi maunya stay anonymous. hahahaha. makanya nggak pernah tulis nama dimana-mana. trus kalau yang dari facebook page mau add friend, saya suka diemin aja (maaf yaa hiks). tapi kadang-kadang ada juga kejadian kayak gini:

di workshop bikin paperflowernya temen:

host: "ini loo kenalin temenku, si monsterbuaya

para peserta workshop: "haaaaah monsterbuayaaaaa?!"

...
di workshop kaligrafi:

host: "eh kalian pada tau nggak sih, fenty ini tu monsterbuaya lo"

para peserta workshop: "ooooooooh ya ampuuun monsterbuayaaa.."

...
di maternity studio milik teman:

host: "kenaliiin.. ini fenty, yang hari ini mau buat gambar belly mapping. fenty ini illustrator. dia punya instagram namanya monsterbuaya"

ibu-ibu peserta kelas kehamilan: "ya ampuuuunn.. asiiik mba monsterbuaya.. akhirnya bisa ketemuu.. "

dan lalu salah satu ibu-ibu: "mbaa saya email udah lama kok nggak dibales-bales sih.."

DAAARR

...
mantan bos suami yang menghubungi terkait pekerjaan:
"sebentar sebentar. jadi monsterbuaya itu tu fenty istrinya basuki toh?!?!?!?!?!?!"

ngobrol sama tukang gojek hipster yang motornya vespa baru, helmnya premium, & pakai sepatu new balance:

"mbaknya ini tadi dari mana?"

"dari hotel ambhara mas.." 

"ooh.. ngapain disitu?"

"mm.. meeting sama orang"

"ohh. kerja?"

"ngg.. iya"

"mbaknya kerja di hotel?"

"nngg.. enggak sih.. (udah parno karena terlalu sering dikira cewe nggak bener***) ya ketemuan aja sama orang, ngomongin kerjaan. ini tadi ketemuan sama orang kementrian" (semakin kacau. padahal nggak perlu jelasin gini. haha)

"memangnya mbaknya kerja apa?"

"mm.. saya nggambar gitu sih mas"

"nggambar apa? mm maksud saya nggambar gimana gitu? di komputer apa di kertas atau di kanvas atau gimana?"

"ngg.. ya macem macem sih saya sebenernya. (paling bingung kalau ditanyai soal kerjaan) mas nya punya instagram nggak, (udah agak yakin dia nggak punya instagram) kalau punya nanti liat aja akun yg namanya monsterbuaya"

"loooohhh. mbaknya monsterbuaya?!?!?! lah saya udah follow di instagram!"

"..."




mari kita berdoa supaya orang orang itu nggak ada yang nemu blog ini (atau lebih lanjut, tertarik baca tulisan-tulisan dalam blog ini)


***memangnya cewe yang bener yang kayak gimana