Sunday, August 22, 2010

*pantang mundur

bismillaahirrohmaanirrohiim
(dengan nama tuhan, yang maha pengasih, dan penyayang)

saya sudah berniat
jadi saya tidak akan berhenti atau mundur



tuhan yang maha membolakbalikkan hati,
ridholah kepada saya

hup!

:)



setansetan,,
saya tidak takut sama kalian
:P





*titiek puspa

generasi mutan super

tidak sengaja saya baca status twitter seorang star. saya bilang tidak sengaja karena saya tidak follow dia, tapi ada orang yang saya follow meretweet tulisan pak star tersebut diatas.
katanya kurang lebih,

"anakanak, mulai umur 3 tahun yang disekolahkan dari pagi hingga jelang magrib dengan guruguru super bertalenta akan menghasilkan orangorang sukses dan superior di masa mendatang"


saya tidak percaya


demi langit dan bumi


dan menurut hemat saya pak, kalau citacita hanya ingin punya anak yang superior, cari duit saja yang banyak, trus beli robot. paling tidak, robot nggak akan bisa mati karena rusak liver, ginjal, pankreas, atau jantungnya sewaktu berusaha menyenangkan hati bapaknya yang kepingin punya anak mutan. kalau spare partnya rusak, nanti bapaknya tinggal cari duit lagi.
beli.



kalau saya kok,
anakanak itu bukan harus superior (kayak merek bakmi di jogja)
tapi harus bahagia

siang pulang sekolah bisa makan masakan ibunya
nanti sesekali masih bisa tanya bapaknya kalau ada pr matematika
punya banyak teman dimanamana

nantinya di masa depan,
mereka jadi generasi yang bahagia
dunia,
dan akhirat

seperti doa, yang diajarkan kepadanya oleh ibunya,
dan dipanjatkannya setiap hari itu


..
..
..

:)


Saturday, August 7, 2010

cantik

saya menemukan katakata ini bagus sekali, sayang saya tidak menemukan siapa yang menulisnya. saya salin saja disini



ketika aku berjumpa dengan kecantikan,
aku merasakan tangan didalam batinku terulur untuk membawanya kedalam hati
ia adalah sesuatu yang tidak kelihatan tapi dapat ku lihat,
kesamaran yang ku pahami,
dan kebisuan yang dapat ku dengar

kecantikan bukanlah pada wajah
kecantikan adalah terang di dalam hati


kaulah teman hidup sepanjang hayat ***)

suatu hari

teman:
pen itu cincin apa yang kamu pakai?
saya:
cincin emas
teman:
mm. maksut gue, gue tuh suka bingung, kalau mau deketin cewek yang pakai cincin
saya:
kenapa?
teman:
ya iya. gue nggak ngerti itu cincin apa.. apa cincin biasa, apa udah dilamar, apa tunangan, apa udah nikah..
saya:
ooo.. trus?
teman:
yaa.. kalau udah nikah atau udah dilamar kan gue nggak bakal deketin dia, sedangkan gue nggak tau bedanya cincin yang biasa sama yang nggak, gitu lo pen. gimana coba cara bedainnya? dari desain, atau dari jari yang dipakein cincin, gitu bisa ya dibedainnya?
saya:
lah. ya tanya ke dia langsung aja kenapa? itu cincin apa? gitu aja susah amat..
teman:
oo gitu ya. bener juga ya! jadi, tanyain aja, gitu?
saya:
iyalah. tinggal tanya ini.. gampang kan
teman:
oo iyaya.. gampang ya. bener bener bener
saya:
iya..

...

teman:
jadi itu cincin apa pen?
saya:
cincin emas




***) kalau ada yang nemu cincin yang di dalamnya ada tulisan begitu bilang saya ya, soalnya teman saya ada yang kehilangan cincin pasangannya. teman saya ini manis, baik hati dan suka menolong. dan single. dan lakilaki. jadi nanti kalian bisa kenalan. terimakasih.

Thursday, August 5, 2010

the best quote today



yang penting kami nikah



notes



ciri ciri pria buaya:
bintangnya LIBRA

saya udah nemu banyak tuh :))

Monday, August 2, 2010

anak sapi

saya tulis disini,
supaya saya ingat besok kalau saya jadi ibu,
bagaimana anak anak saya ingin diperlakukan
...


saya akan ingat,

untuk lebih banyak mendengarkan,
daripada berbicara

untuk lebih banyak membebaskan,
daripada membelenggu

untuk lebih banyak memberi,
daripada meminta

untuk lebih banyak percaya,
daripada tidak
:D


untuk meneruskan lebih banyak

cinta

yang dititipkan tuhan, di dalam hatihati kita

:)


ibu ibu, bapak bapak,
jangan sok tau

nanti anakmu jadi sapi


hormat cinta anakanak kepadamu jangan dicaricari

jangan dinantinanti
mereka lahir sudah berbekal semua rasa itu dari tuhanmu
bantu mereka untuk memeliharanya
saja :)


terimakasih kepada bapak dan ibu saya,
yang membantu saya jadi manusia

pemberani

bukan sapi