Saturday, August 2, 2014

cinta yang menggebu-gebu

suatu hari (seperti hari-hari yang lainnya), kami jjs ke toko buku. toko buku itu seperti tujuan utama setiap ke mall - selain (ngikutin suaminya) ke toko sepatu.

setelah muter-muter berjam-jam bacain cover belakang buku, saya liat ada banyak sekali penulis yang bercerita tentang seseorang yang sedang jatuh cinta. hampir semua yang saya baca memakai kata-kata yang sama: "cinta yang menggebu-gebu", "cinta yang dasyat", "perasaan yang luar biasa", "tidak pernah merasakan cinta yang seperti ini" 

- jadi mikir lagi, kemarin itu baca sinopsis buku buku apa sih :))


trus pas jalan keluar dari toko buku, saya tanya sama suami:
"kamu pernah nggak, merasakan cinta yang menggebu-gebu & dasyat?"
dia tertawa tapi bilang pernah

"sama siapa? aku ya?"

"iya lah. kenapa sih tanya begitu begitu"

"aku habis baca buku-buku tentang orang jatuh cinta. tapi kok aku belum pernah ya, merasakan cinta yang dasyat dan menggebu-gebu seperti yang diceritakan di buku-buku?"
dia tertawa lagi - tapi sambil nyekik saya

"lo kok aku dicekik. aku memang belum pernah jatuh cinta yang kayak gitu"
dia lalu meyakinkan saya tentang pendapatnya bahwa saya jatuh cinta padanya secara dasyat & menggebu-gebu.

hahahaha.

sampai besoknya saya masih mikir-mikir, "kenapa ya aku kok belum pernah merasa yang begitu.." apa mungkin ya, ini karena saya selalu berusaha merasionalkan segala sesuatu. selalu berusaha dalam keadaan sadar. karena bahkan mimpi saja, saya dalam keadaan sadar.

sambil menerawang saya bilang sama dia,
"apa mungkin ya, 
aku cinta, tapi nggak jatuh"

dengar itu dia senyum-senyum saja sambil geleng-geleng








ps:
sadar sedang bermimpi & bisa mengendalikannya itu disebut lucid dreaming. sebagian besar mimpi saya seperti ini

No comments:

Post a Comment