Showing posts with label maklin. Show all posts
Showing posts with label maklin. Show all posts

Friday, April 8, 2011

kimimaki

eh kok saya jadi kepingin cerita tentang binatang peliharaan ya..
ng.. ya udah saya cerita aja

binatang peliharaan saya pertama kali itu ikan beta. saya masih tk kayaknya. mati garagara kan dia saya taruh di ember, trus embernya diadukaduk sama kucing. benernya dia nggak mati. tapi karena saya lihat sisiknya ada yang lepas, bagian badan ikan yg sisiknya lepas itu saya kasih obat merah. trus saya dimarahi mak saya. dibilang : "kuwi kok iwake dicekelcekel mengko mati lo" akhirnya dia saya masukin lagi ke ember. tapi obat merahnya luntur, trus dia saya kasih lagi obat merah sampai airnya jadi orens. trus saya tinggal main. pas pulang, ikannya udah ngambang. saya nangis & marah. waktu itu saya menganggap yang membunuh ikan saya itu kucing (yang mencakar) bukan saya (yang memaksa dia minum & berenang di larutan obat merah)

binatang kedua kucing. namanya mimi. saya pernah cerita sih kayaknya disini.

binatang ketiga kelinci. saya pelihara pas kuliah. namanya lulu. dia bisa melesat seperti olga si sepatu roda, tapi dulu pas mau namain saya salah ingat saya kira namanya lulu si sepatu roda, jadi dia saya kasih nama lulu. dia mati (atau hilang? nggak jelas nasipnya) malam hari setelah siangnya baru dibeli garagara saya lepas di halaman depan. malam itu saya nangis seharian sampai siang.

binatang setelahnya yang saya pelihara ikan koi gitu tapi semua mati. saya nangisnangis juga.

binatang selanjutnya saya pelihara di jogja setelah pulang dr 1,5 taun tinggal di bdg. saya beli sepasang kelinci namanya midorokdok (kelinci lakilaki) dan belinda (kelinci perempuan). midorokdok mati karena kakinya ditarik tikus sampai patah.

setelah midorokdok mati, mak saya yang lihat saya sedih, ternyata pergi ke pasar hewan untuk menukar tupai kesayangannya (namanya sandy) dengan anak kelinci. tapi karena mak saya bodoh & bicaranya nggak lancar, dia dibohongi penjualnya. (seperti biasanya dia memang sering ditipu orang) tupai ditukar sama kelinci penyakitan yang hampir mati. namanya mingkli. benar juga besok paginya dia mati.

belinda mati sehari sebelum saya berangkat untuk tinggal di jkt, setelah sakit seminggu lebih. sakitnya garagara dia saya kasih makan ikan goreng & sayuran segar dari kulkas.

sekilas info:
kalau mau pelihara apapun harus beli buku atau cari pengetahuan tentang cara memeliharanya dulu. misal mau pelihara kelinci beli buku ttg kelinci. kelinci domestik perawatan dan pengobatan; faiz manshur & mu'tasim fakkih misalnya. (itu bukunya bagus banget walaupun penulisnya suka marahmarah. tapi bisa dimengerti dia marah karena dia sayang kelinci & banyak banget orang pelihara kelinci tapi asal kayak saya yang kasih kelinci makan ikan goreng)

habis belinda mati itu saya sedih banget sampai saya nggak boleh pelihara kelinci lagi sama papah & adik saya lala.

tapi trus saya menikah & subabombom itu orangnya suka pelihara hewanhewan juga (tapi kalau binatangnya dia nggak matimati sampai beranak pinak walaupun dia nggak baca buku mungkin karena dia pintar. misal: burung, ikan, kurakura, marmut, apalagi ya)

saya mau cerita apa ya tadi?

oiya. akirnya saya pelihara kelinci lagi sama si subabombom. kami beli kelinci di pasar hewan barito. saya pilih satu kelinci (ternyata lakilaki) diberi nama kimimaki.

subabomber pilih satu kelinci manis (ternyata perempuan) diberi nama kimimimi.

kami senang banget karena mereka itu luculucu. kimimimi suka berpetualang, kimimaki suka makan seperti subabombom.

dan ternyata subabombom itu baik banget orangnya & baiknya nggak cuma sama saya tapi juga sama kelinci soalnya dia itu mau bangun tengah malam untuk mencari tanaman obat kalau ada kelinci sakit. apalagi kelincikelinci ini masih kecil jadi gampang mati. kalau menurut buku, lebih baik beli kelinci di peternakan. kelinci yang dijualjual selain di peternakan itu kebanyakan masih umur 1 bulan (penjualnya bohong bilangnya 2 bulan). padahal sampai umur 2 bulan kelinci masih harus menyusu induknya. kan kasihan.. tapi karena (kami menganggap) di jakarta nggak ada peternakan kelinci, kami beli kelinci di barito pasar hewan.

kimimimi mati setelah sebulan setengah tinggal dirumah. dia sakit & mati mendadak. kami sedih banget. pagipagi jam 3 dia dikubur. subakoba diam saja kayaknya dia kawatir saya sedih seperti waktu belinda mati soalnya kimimimi ini kelinci kesayangan. dia mau dipangku.

ternyata yang paling sedih kimimaki. dia lesu banget apalagi kalau lihat dia tidur kasihan deh. karena kasihan, 2 minggu kemudian kami memutuskan mencari teman kelinci untuk kimimaki. kelinci cewek (yg kecil banget) namanya kimigayo. eeeeee.. baru sore dibeli, tengah malam dia ditemukan mati. sampai sekarang kematiannya masih merupakan misteri soalnya dia kelihatan sehat & mau makan.

taraaa.. dan minggu lalu kami mengadopsi fransiska santoso si kelinci jadijadian itu. fransiska ini kelinci remaja sebaya kimimaki. kami nggak mau beli kelinci bayi lagi karena takut mereka mati seperti kimigayo

dia manis banget. kami lihat dia di dokter hewan pas mau beli makanan kelinci. waktu itu dia sekandang sama kelinci holand loop cowok yang rocker abis. keren deh sayangnya cowok. kan untuk teman kimimaki.. nanti mereka homo.. pas mau beli saya raguragu juga soalnya kayaknya fransiska & si rocker ini pacaran. masak dia dipaksa putus sama cowok rocker yang charming & dipaksa kawin sama kimimaki yang freak & geek & sukanya makan itu?

tapi akirnya kami beli juga demi kimimaki biar nggak sedih lagi. palingan nanti juga fransiska suka. soalnya kimimaki walaupun freak geek suka makan dia baik & setia. pertama ketemu udah saling marahan & kemarin kimimaki digigit jidatnya sampai berdarah. kayaknya dia nggak mau dijodohin sama kimimaki. menurut buku yg kami baca, si fransiska kayak ciriciri kelinci hamil.. o ow.. pas mau dikembalikan untuk bersatu dengan kelinci rocker yang mungkin menghamilinya, ternyata kelinci rocker itu juga sudah dibeli orang

maafkan kami ya, fransiska..
maafkan kami ya, kelinci rocker..

favorit saya kimimaki. menurut saya kimimaki itu salah satu binatang paling pintar. soalnya dia dilepas di rumah tapi kalau mau pipis & eek dia selalu kembali ke kandang.
teman saya yang punya bayi yang datang kerumah sampai mau menukar bayinya sama kimimaki :)) dia tertawa terus & heran kenapa ada kelinci berkeliaran di dalam rumah

kimimaki juga bisa melakukan kepintaran lainnya, yaitu membangunkan saya di pagi hari. caranya dia jilatjilat kaki saya, trus dia lari keluar kamar. saya nggak bangun, dia gebrok gebrok tempat tidur di dekat kepala saya pakai tangannya, trus dia lari keluar kamar. saya nggak juga bangun, dia lompat ke punggung saya, dan pipis

pintar kan dia?
=_______=!


semoga kimimaki selalu sehat :)
cup



notes:
benernya saya mau upload fotofoto mereka tapi ini kok nggak bisa nggak ngerti deh

Thursday, June 24, 2010

treasure

she whispers,
"please remember me
when I am gone from here"

she whispers,
"please remember me
but not with tears...


remember me and smile


...it's better to forget
than to remember me
and cry"


[the cure]

Thursday, May 13, 2010

hari ini hujan :)

jadikan setiap saat saya mengingatnya,
adalah doa bagi segala kebaikannya

amin

Wednesday, May 12, 2010

40

suaranya terdengar jelas sekali
saya tidak seperti sedang bermimpi


*peluk erat*


saya rindu sekali
semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu lagi
dengan keadaan yang jauh lebih baik

dan menyenangkan hati :)

Friday, April 23, 2010

...

pernah tidak,
bertemu seseorang yang seperti itu

tidak punya tapi banyak memberi
tidak mampu tapi banyak menolong
tidak tau tapi banyak mengerti

bahkan ketika sudah matipun,
tetap bisa menolong orang
masih bisa memberi
dan bisa mengerti


pernah tidak?



saya pernah

saya sangat beruntung
sungguh sangat beruntung




terimakasih

sebenarnya tidak cukup hanya tulisan begini

ah..
dan bahkan dia tidak bisa membaca..


tapi saya bisa apa lagi

bisa apa lagi saya

...
...
...


Wednesday, April 7, 2010

[sudaliyem 1946-2010]

-minggu, 4 april 2010-

saat menulis ini saya sedang berada di boarding room.
saya sedang menunggu panggilan naik pesawat saya
saya mau ke jogja. pulang.


mak saya meninggal dunia tadi pagi.

innaalillaahi wa innaaillaihi roojiuun
[sesungguhnya kami milik alloh, dan kepadanya kami kembali]

setiap yang hidup akan mati. pulang.


...
hati saya mencelos. saya ingat sudah 3 hari terakhir ini saya melihat sebuah barang yang ingin sekali saya beli untuk saya berikan kepada mak saya kalau saya pulang ke jogja. tapi selalu saja saya taruh lagi, sambil dalam hati, "ah, aku kan pulang masih lama"

kemarin malam, saya ingin sekali menelpon mak saya, tapi hanya berakhir membatin "ah masih ada besok pagi"

saya sok.

sok tau.

tau apa saya,,

hari ini tuhan bilang sama saya, saya harus pulang ke jogja sekarang juga,
dan tidak ada besok pagi, untuk mak saya.


dia pergi tibatiba.

nggak bilangbilang sama saya
nggak bilangbilang sama mama saya
nggak bilangbilang sama papa saya
nggak bilangbilang sama adikadik saya





...
mak saya orang bodoh. dia tidak pernah sekolah. tidak bisa membaca, pun menulis. tidak bisa bikin tanda tangan, bahkan tidak punya golongan darah. (di KTP, tertulis golongan darahnya --- ). dia tidak menikah, dan tidak punya anak.

mama saya bilang, dari kecil dia nakal. ngglidig. sukanya main layangan sama anak lakilaki. nggak bisa diatur, makanya dia dibiarkan saja sama simbah saya berlaku semaumaunya. dia selalu ditaruh dibelakang. nggak boleh bertemu tamu karena dikhawatirkan membuat malu. selalu diberi pekerjaan berat yang saudaranya yang lain tidak mau lakukan. mencuci baju adikadiknya, menyapu pekarangan rumah simbah saya yang besar, mengepel rumah yang juga besar (simbah saya punya koskosan), membuang bangkai tikus, mengangkat barangbarang sewaan simbah saya (simbah saya punya usaha sewa peralatan manten)

dari dulu, dia bukan orang penting. selalu diperlakukan tidak adil. mungkin tidak pernah ada yang bilang sayang padanya.

hingga usianya yang ke 64 pun, dia masih sanggup mengangkat galon aqua, & tabung gas elpiji 27 kilo sendirian. kemanamana berjalan kaki. sejak saya kecil, tidak pernah saya lihat mak saya sakit. karena kalaupun dalam keadaan demam, dia masih sanggup berjalan kaki di siang yang terik di jogja dari rumah saya ke rumah pakde saya di danurejan.

melihatnya begitu, saya kira dia tidak bisa mati.
atau meninggalnya nantinanti.
kalau umurnya sudah seratus.
haah.

saya memang sok.

sok tau.

tau apa saya,,

tadi pagi ada bis antar kota menabraknya yang sedang berjalan di trotoar ringroad selatan




...
dia penjaga mama saya dari ketika mama saya masih bayi. penjaga saya. penjaga adikadik saya, sejak kami masih bayi.

dia ada dimanamana.
sejauh apapun saya berusaha pergi dari dia, sepintar apapun saya berusaha sembunyi darinya, ke sawah, ke jembatan, ke jalan raya, ke hutan bambu, ke kebon tebu,
dia selalu bisa menemukan saya.
tibatiba dia muncul & berteriak "nok, ditimbali papa!" [nok (panggilan untuk anak perempuan di jawa), di panggil papa!]
saya jawab "wegah! kowe ngapusi" [nggak mau. kamu bohong]

dia selalu memaksa saya pulang setiap kali saya main dengan temanteman saya. dia tau saya selalu dicurangi ketika main lompat tali, engklek, petak umpet, kasti..
tapi saya selalu menolak diselamatkan. "emoh! bali kono aku arep dolanan" [nggak mau. pulang sana aku mau main]

tapi dia tetap disana. berdiri di balik pagar tanaman tehtehan.
mengawasi saya, sekaligus sembunyi dari saya.
dia tau saya tidak suka diawasi. dia hanya tidak rela saya dicurangi

dia berlarilari mengejar saya yang sedang mengejar tukang semprot nyamuk keliling. sambil menenteng sandal jepit saya, dia berteriak "nok, iki sandale dinggo sik. mengko keno beling" [nok, ini sandalnya dipakai dulu, nanti kena pecahan kaca]

saya mengaguminya ketika dia membuat mainan untuk saya. dia suka bergegas ke kebun tetangga untuk mencari daun (apa itu namanya yang berlendir?) yang digunakannya sebagai campuran membuat balon air. dia juga pintar membuat masakan sambel goreng palsu yang mirip sekali dengan yang asli yang bisa dimakan. dia buat dari campuran kunir dengan kapur gamping & potongan batang pisang sebagai kreceknya. saya pakai untuk main pasarpasaran di kebun belakang rumah simbah saya..

dia suka tibatiba pulang membawa boneka untuk saya, atau mainan untuk adikadik saya. kalau jelek, saya bilang "emoh mak" [nggak mau mak] "loh ngopo? elek po? apik iki nok" [loh kenapa? jelek pa? bagus ini nok] suaranya keras menggelegar. saya pun menangis. lalu dia mundur, menukarnya dengan mainan baru di toko



...
ketika saya mulai remaja, dengan bajubaju baru, rok baru, anting baru, jaket baru, bandana baru, saya berputarputar di depan kaca di kamar saya. mak saya selalu mengintip dari balik jendela kamar saya yang berkorden rendarenda. saya selalu marah karena dia mengagetkan saya. kemudian saya tanya dia, "apik ora mak?" [bagus nggak, mak?]
dia jawab sambil senyumsenyum "apik. ayu" [bagus. cantik]

kadangkadang dia tibatiba pulang bawa daster, bajubaju tidur untuk saya "nok iki aku mau seko pasar. kowe gelem ora?" [nok, ini aku tadi dari pasar. kamu mau nggak?] selalu katanya, sambil mengeluarkan sesuatu dari tas kresek warna hitam yang diunteluntel.

setiap malam, sambil mijitin saya sebelum tidur, dia selalu bertanya saya sekarang kelas berapa, lalu mendoakan saya, supaya saya pintar di sekolah, dan punya banyak teman yang baik sama saya.. (ketika saya kuliah pertanyaannya ganti "saiki kowe tingkat piro, nok?" [sekarang kamu tingkat berapa, nok?] dengan doa yang tetap sama)

dia yang membuatkan rujak malammalam kalau saya bilang "mak aku kepingin rujak"

dia selalu bangun di tengah malam, melihat lampu di kamar saya masih menyala terang. saya sedang menggambar tugas studio atau membuat maket. "ora turu meneh tho nok, kowe?" [nggak tidur lagi to nok, kamu?] selalu sapanya sambil membuka pintu kamar saya



...
ketika saya mulai bekerja di luar kota, menurut laporan mama saya, di hari ketika saya pulang, mak saya sudah duduk di teras dari pagi. sekalikali berjalan keluar pagar, dan melihat ke arah jalan raya di mulut gang, walaupun mama saya sudah bilang "fenty ki tekanne mengko sore" [fenty itu sampainya nanti sore]

kalau saya cium tangannya, dia selalu menariknya dan tertawa sambil berteriak "ojo. ora sah" [jangan. nggak usah]

nanti sambil memijit saya malammalam dia bertanya "kowe nek ijih suwi to nok, leh mu lunga meneh?" [kamu masih lama kan nok, perginya lagi?]



...
saya kira mak saya akan senang sekali menerima barang pemberian saya ketika saya pulang ke jogja nanti.. saya sudah beli kemarin sehari sebelum dia meninggal. entah kenapa saya berlari masuk lagi ke toko & membelinya. saya membayangkan, sambil menerima benda itu dia tertawa dan lalu bilang "nuwun yo nok" [terimakasih ya nok]

saya kira ketika saya menikah nanti, saya bisa berdiri di depan kaca di kamar saya dengan kebaya dan kain, mak saya mengintip di jendela, lalu setelah saya tanya, dia akan bilang "apik nok, ayu.."

saya kira dia yang akan menggendong anak saya, mengawasi dia main kemana saja, menyuruhnya pulang kalau dinakali temantemannya


saya kira dia tidak akan pergi secepat ini
saya kira dia tidak akan pergi setibatiba ini

"owalah mak..
kowe kok nglimpekke aku.."





...
...
...

mama saya memeluk saya erat sekali ketika saya sampai di rumah. di pelukannya yang lama itu mama cuma bilang, "owalah nok, makmu. ora iso menangi kowe dadi manten" [owalah nok, makmu. nggak bisa lihat kamu menikah]

mama saya menunjukkan isi dompet mak saya, yang ternyata penuh dengan fotofoto saya, adikadik saya dan mama saya. paling bayak foto saya (mungkin karena saya yang paling sering difoto. atau yang fotonya paling banyak dicetak) dia menyimpan foto saya dari bayi, pas foto dari tk sampai kuliah, fotofoto box saya dengan temanteman saya.. fotofoto yang saya malah tidak menyimpannya..

setiap yang melayat ke rumah selalu bilang, mak saya orang baik. suka memberi dan menolong siapa saja (termasuk kucing di jalanan), dan setiap bertemu siapa saja selalu meminta maaf ketika akan berpisah "aku njaluk ngapuro yo, nok" [aku minta maaf ya, nok] begitu juga dia selalu bilang sama saya. sehari bisa berkalikali. salah apa dia sama saya. padahal saya yang selalu berbuat salah sama dia.





...
...
...

saya kehilangan dia.

di dunia ini tuhan menciptakan orangorang penting dalam lingkaran kehidupan saya. orangorang yang saya yakin tidak akan meninggalkan dan menghianati saya untuk alasan apapun. apapun kesalahan yang saya perbuat. apapun perbuatan saya yang menyakitinya. orangorang yang menjadi pembela saya di dunia.

mak saya salah satunya.

dia sayang sama saya, juga adikadik saya dan mama, dan tidak berharap kami balik menyayanginya.


semoga tuhan melapangkan dan menerangi jalannya.
tuhan maha pengampun. maha penyayang.
sayangNya untuk mak saya, lebih besar daripada sayang kami untuk mak saya dijumlahjumlah dikalikali.
semoga mak-e diberi tempat yang sebaikbaiknya.
yang jauh lebih baik daripada tempatnya ketika di dunia.

dan kalau boleh, semoga tuhan sampaikan kepadanya,

mak, aku nyuwun ngapuro, salahsalahku kabeh karo mak-e
kawit cilik aku & adikadik nakal karo mak-e..
kerep nglarani atimu mak..
aku nyuwun ngapuro, durung iso nyenengnyenengke mak-e
ora sido, kowe melu aku yen aku wis duwe omah koyo janjiku mbiyen..
matur nuwun wis njogo mama, aku & adi adiku
mugomugo kabeh kuwi mau dadi amalanmu marang gusti alloh,
mugomugo kowe luwih seneng mak, ning kono
luwih tentrem atimu
ora ono meneh, uwong sing iso nglarani atimu
mugomugo jembar lan padhang dalanmu
diapuro dosadosamu
pangestumu mak, mugomugo aku & adiadiku iso kaleksanan jangkane.
ora lali karo mak-e..
iso tansah ndonga-ake mak-e

mama, aku & adikadik sayang mak-e


amin ya robbal alamiin

Wednesday, December 31, 2008

eric bana

kata mak saya, anak perawan kalau nyapu harus bersih. “ora ilok” katanya. dia bilang, kalau nyapunya nggak bersih nanti suaminya bisa brewokan.

hee heee heeee..

baiklaaah..
mumpung masih ada waktu, mulai sekarang saya akan rajin menyapu. dan akan saya cecercecerkan debunya dimanamana.
horee..

Friday, June 20, 2008

full moon

perjalanan panjang jakarta-bandung di malam hari, selalu menjadi waktu favorit saya untuk berkontemplasi (haa.) seperti malam ini juga. duduk di kursi terdepan. terjaga. sambil mendengarkan musik, mengawasi laju kendaraan berlalu lalang, semuanya tergambar jelas di ingatan. Saya membayangkan, rasanya mungkin seperti melihat lintasan lintasan hujan meteor yang berkilap kilap di langit malam..

..

rasanya baru kemarin, ketika saya sembunyi di dapur milik tetangga ketika mak saya mencaricari saya sambil teriakteriak, deek, dicari papa, disuruh tidor siaang..

lalu 15 menit kemudian dia kembali lagi. menenteng sepasang sandal, membawa pesan yang berbeda dengan masih berteriak..
deek.. kalo nggak mau tidor, kata papa mainnya suruh pake sandaaal..

rasanya baru kemarin ketika saya pulang menangis dengan kaki berdarahdarah setelah saya mengijak pecahan botol karena keliling kampung ngikutin tukang semprot nyamuk nggak pake sandal..

..

rasanya baru kemarin, saya berkalikali pulang kerumah dengan badan lecetlecet karena jatuh dari truk melaju yang saya coba untuk naiki setiap saya pulang dari main kasti di lapangan, atau baju basah kuyup karena jatuh ke sungai dari bawah jembatan..

atau dikejar bapakbapak pemilik kebon karena mencuri tebu..

atau nyolong soto karena uang jajan sudah habis tapi kepingin beli soto..

..

rasanya baru kemarin, merasa bersalah karena baca surat cinta dari teman sekelas yang ternyata sudah ditulis dari setaun sebelumnya.. (haa. maaf.. kamunya juga tulis surat cinta diselip di buku bahasa indonesia. mana pernah kubacaaa..)

..

rasanya baru kemarin ketika saya jalan kaki dari smu 8 ke radio geronimo bersama teman saya danik, hanya untuk beli majalah di kios kecil di depannya, dan sampai sana ternyata majalahnya belum terbit dan lalu kami harus berjalan kaki lagi dari geronimo sampai smu 8, dan baru sadar setelah dekat&sudah kehabisan napas kalau sebenarnya tadi kami bisa saja naik bis atau naik motor..

atau menulis diary bersama danik yang kami beri nama mbah buyut yang tiap hari kami isi dengan tulisantulisan yang pada masa sekarang, kami harus menguatkan diri terlebih dahulu sebelum mulai membacanya lagi..

..

rasanya baru kemarin, saya merasa sangat benci pada setiap kehadiran seorang pria sombong yang suka mondarmandir didepan meja saya sambil mengkritik semua pekerjaan saya. lalu berjanji dengan penuh kemarahan, “lihat saja sebentar lagi kau akan bertekuk lutut dihadapanku mengakui kehebatanku. hahaha..”

dan saat ini betapa saya selalu menantikan saat bisa bertemu dengannya, menceritakan banyak hal yang saya temui, dan mendengarkan ceritanya tentang segala hal.. (termasuk omelan rutin tentang makan, dan minum, dan minum susu, dan minum redoxonfortos)


rasanya baru kemarin..
cepat sekali..
kadang hidup seperti berlari..

lalu saya memandang lagi ke arah jalan lurus dihadapan saya.. terlihat kerlip lampu truktruk di jalanan..dan saya berpikir,

masih banyak buku yang belum saya baca,
masih luas bagian dunia yang ingin saya datangi..
masih banyak makanan yang belum saya rasakan..

masih ada banyak ragam pria yang belum saya jatuh cintai..
haaahaa..
(ini baru sekarang lo kepikirannya. beneran deh..salam damai untuk para priapria dan seorang pria lainnya)


haaahh.
mungkin benar kata master shifu..
masa lalu adalah kenangan ..
masa depan adalah misteri..
dan saat ini adalah hadiah..

maka dari itu disebut present.

..

tuhan terimakasih,
untuk sayang yang diberikan pada setiap harinya..


hufhh..
sudah sampai gerbang tol pasteur..
dan bulan masih benderang indah..