“
kau bisa runtuhkan jalanku,
kan kutemukan jalan yang lain.
“
ada yang pernah bilang kepadaku bahwa kebebasan itu ilusi. dia bilang, kebebasan itu sebetulnya tidak pernah ada. aku bisa mengerti kenapa dia bilang begitu. bahkan mungkin untuk waktu yang lama, aku mempercayainya - aku tidak bisa membuktikan sebaliknya.
tapi pagi ini ada bintang jatuh tepat di atas kepalaku.
aku tidak tau kejatuhan bintang di kepala itu bisa membuat pikiranku jadi jernih sehingga aku bisa melihat dengan lebih jelas, atau justru membuat aku jadi gila. tapi tiba-tiba saja aku meyakini bahwa kebebasan itu ada. bukan ilusi. meskipun aku belum pernah bertemu dengannya.
teoriku adalah, kebebasan itu ada, tapi keberadaannya hanya bisa ditemukan oleh orang-orang yang sudah mati berkali-kali (sampai pada akhirnya dia bertemu dengan dirinya yang sejati).
bebas itu adalah keyakinan bahwa tuhan menciptakan aku tidak sempurna - tapi cukup. bebas itu meyakini aku cukup, meskipun dunia tidak setuju.
..
2.34
pagi ini aku berdoa kepada tuhan untuk kebebasanku. aku yakin suatu hari nanti kami akan bertemu.
nemu puisi ini, dan merasa sangat-sangat dimengerti. setiap katanya seperti keluar dari jariku sendiri & aku merasa seperti kami berasal dari planet yang sama.
breathe.
she sat at the back
and they said she was shy
she led from the front
and they hated her pride
they asked her advice
and then questioned her guidance
they branded her loud
then were shocked by her silence
when she shared no ambition
they said it was sad
so she told them her dreams
and they said she was mad
they told her they'd listen
then covered their ears
and gave her a hug
whilst they laughed at her fears
and she listened to all of it
thinking she should
be the girl they told her to be
best as she could
but one day she asked
what was best for herself
instead of trying
to please everyone else
so she walked to the forest
and stood with the trees
she heard the wind whisper
and dance with the leaves
and she spoke to the willow,
the elm, and the pine
and she told them what she'd been told
time after time
she told them she never
felt nearly enough
she was either too little
or far, far too much
too loud, or too quiet
too fierce, or too weak
too wise, or too foolish
too bold, or too meek
then she found a small clearing
surround by firs
and she stopped, and she heard
what the trees said to her
and she sat there for hours
not wanting to leave
for the forest said nothing...
it just let her breathe
becky hemsley
be careful what you wish for.
menurut kamus merriam-webster:
tapi menurutku, hati-hati dengan apa yang kamu harapkan itu bukan karena yang kamu inginkan itu mungkin salah & akan menjadi sesuatu yang kamu sesali, atau ternyata tidak kamu inginkan. tapi lebih pada, kamu belum tau keseluruhan dari apa yang kamu inginkan itu.
tapi, apa sih di dunia ini yang kita sudah tau keseluruhannya sebelum kita memilihnya? kan nggak ada. hidup saja kita nggak tau nanti akhirnya seperti apa. tapi kan ya kita tetap pilih hidup. kan? (KAMU MEMILIH HIDUP, KAN?) semua yang aku pilih banyak yang ternyata mengejutkan, mengecewakan, menyakitkan, menyedihkan. tapi tidak ada yang aku sesali.
dulu aku sempat berpikir, enak ya jadi dukun. dia tau hal-hal yang kebanyakan orang tidak ketahui. gimana coba rasanya jadi orang seperti itu? pasti rasanya sangat powerful. knowledge is power, katanya.
ternyata enggak sama sekali. justru sebaliknya.
menjadi orang yang tau lebih banyak dari orang lain itu sering-sering justru rasanya sangat-sangat melemahkan. seperti tidak bisa berbuat apa-apa.
inner knowing. ada yang bilang karena aku punya inner knowing itu makanya orang sering sekali menceritakan masalah-masalahnya kepadaku (walau aku pikir sebetulnya lebih karena aku nggak suka nggosip, jadi rahasiamu aman kubawa mati - atau hilang, karena besokannya aku udah lupa 💩)
tapi, ya. uuuuuugh. tiap orang cerita tentang masalahnya, sering-sering aku tau apa yang sebetulnya terjadi, apa yang akan terjadi kalau dia melakukan apa, apa yang dia sembunyikan, apa yang sebetulnya dia inginkan (biasanya ini nggak diceritain), rasanya kayak aku bisa lihat zoom in sekaligus zoom outnya gitu lo. dan karena:
1. aku tau apa yang paling dia inginkan sesungguhnya, meski aku tau apa yang 'sebaiknya' dia lakukan.
2. aku tau dia akan tetap melakukan apa yang dia inginkan, bukan yang sebaiknya dia lakukan.
3. aku tau ini adalah ceritanya dia, bukan ceritaku. perjalanannya dia, bukan perjalananku. dia harus mengalami apa yang dia mesti alami, & kadang insight dari aku meski 'benar', justru akan menjauhkaan dia dari pelajaran yang semestinya dia terima. (dan harus dia terima, karena kalau tidak, justru dia akan mengulang pelajaran yang sama di kemudian hari.)
rasanya seperti mengetahui di depan sana ada jurang, tapi aku nggak bisa bilang sama dia. karena dia memang mesti masuk jurang, jadi aku bilangpun, dia (biasanya) tidak akan mau mengubah arahnya. aaargh rasanya frustasi sekali.
..
tapi setelah aku pikir-pikir lagi, mungkin aku tau kenapa sesungguhnya tuhan beri aku kemampuan ini. ini pelajaranku juga. aku mesti belajar percaya bahwa segala yang terjadi itu terjadi untuk kamu, bukan pada kamu. aku mesti belajar melihat kasih sayang tuhan pada setiap peristiwa, karena meski aku menganggap masuk jurang itu buruk, biasanya bukan itu yang sesungguhnya terjadi. karena aku hanya melihat lebih banyak, bukan melihat semuanya. aku mesti belajar untuk fokus pada perjalananku sendiri, bukan perjalanan orang lain.
lagipula, mungkin ini cara menyayangi yang sesungguhnya. menemani, bukan mengarahkan. dulu aku pikir menemani orang masuk jurang itu aku mesti masuk jurang juga. ternyata enggak.
jadi kalau kamu tau aku tau, dan kamu bilang: "ayolaaah kasih tau apa yang kamu lihat. AKU TAU tadi kamu lihat sesuatu." dan aku bilang, "enggak. aku nggak lihat apa-apa." itu karena itu.
sampai malam kutunggu, dan sampai beberapa hari berlalu, kristina hendriks tidak pernah datang lagi. hari ketika aku menyadari dia ternyata kucing mama, itu jadi kali terakhir aku melihatnya. dia sudah pindah bersama bayi-bayinya yang lain, dan meninggalkan satu bayinya di sini. apa dia lupa, kalau ada satu anaknya yang tertinggal? atau dia memang sengaja meninggalkannya di sini?
awalnya aku berencana mau merawat kristina sampai dia bisa makan makanan padat saja & selanjutnya akan menyerahkannya untuk adopsi, jadi aku sangat berusaha bagaimana caranya agar hati kami tidak terikat. ha ha ha. tentu saja gagal. lagipula kok bisa sih, ada orang yang berpikir kalau dia bisa merencanakan kapan dia akan jatuh cinta sama siapa?! hati sendiri saja tidak bisa aku kendalikan, kok mau mengendalikan hati makhluk lain.💀
kristina mengikutiku ke mana-mana. kalau malam, dia tidak mau tidur sendiri kalau tidak tidur di atas baju bekas aku pakai, dan tiap pagi bangun tidur, dia 'menyusu' di perutku (sampai sekarang! padahal dia sudah besar). dan ya begitu saja terjadi, aku jatuh suka.
..
kristina tumbuh menjadi seekor kucing yang percaya diri dan aneh. aku merasa dia sangat berbeda dengan kucing lain, karena ketika kami berkomunikasi, kuperhatikan dia tidak melihat mataku seperti kucing-kucing lainnya. selain itu, dia juga suka melakukan gerakan-gerakan aneh, bisa melihat hantu, dan beberapa kali mengalami anxiety attack.
serangan panik selalu terjadi setelah magrib, ketika dia bermain di luar rumah. tiba-tiba dia akan berlari masuk ke dalam rumah dengan sangat kencang, & tidak akan berhenti berlarian ke sana ke mari kalau tidak dipeluk dengan erat. ketika memeluknya, terasa sekali kalau jantungnya berdebar keras sekali, badan sangat panas, & napas pendek-pendek dengan lidah menjulur keluar seperti anjing.
dan setiap kali terjadi, entah kebetulan atau bagaimana, besoknya selalu ada binatang yang mati di sekitar sini.
waktu pertama kali kristina kena serangan panik, besok paginya ada kucing mati tertabrak di jalan depan rumah. dan serangan yang terakhir terjadi kemarin di malam idul adha sebelum penyembelihan sapi.
aku kan jadi kepikiran, JANGAN-JANGAN KRISTINA BISA MELIHAT MALAIKAT MAUT LEWAT?
-bersambung-
15 tahun terakhir ini, aku selalu bermimpi tentang satu orang ini. ya sebetulnya nggak selalu, sih. tapi cukup sering untuk orang yang aku sudah tidak pernah ketemu lagi dengannya, nggak pernah ngobrol, & (sesadarku) nggak pernah aku pikirkan lagi. jarak kami di bumi pun tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh kilometer jauhnya. (beneran, aku udah googling barusan.)
mimpi tentang dia datangnya random saja. ini bukan orang yang aku pikirkan siang, trus malamnya dia datang melalui mimpi. pun biasanya, setelah bangun tidur aku sudah lupa tadi mimpinya tentang apa. aku cuma ingat tadi ada dia.
beberapa hari lalu, akhirnya aku ceritakan tentang hal ini di grup whatsapp mantu idola. (idolanya dicoret karena ada satu anggota yang akhirnya nggak denial lagi kalau dia memang bukan mantu idola mertua. hahahahahah. yang namanya asumsi tu kan beda ya, sama kenyataan. lol. ingat kata doktor ramani: radical acceptance. :')) )
salah satu anggota grup bilang, "kamu ada utang kali pen, sama dia. coba diinget-inget, jangan-jangan kamu pernah janji apa?” aku penasaran. aku tau aku nggak suka bikin janji. misal mau googling tafsir mimpi pun juga gimana caranya? aku aja nggak ingat mimpinya tentang apa. besoknya aku nonton video tentang mimpi. di situ naratornya bilang, mimpi itu bisa memberi kamu informasi melalui rasanya. apa yang kamu rasakan ketika bangun tidur?
aku ingat-ingat lagi apa yang aku rasakan selama ini setiap bangun dari mimpi bertemu dia. seketika informasi berdatangan dengan sangat cepat, sampai akhirnya aku menyadari satu hal yang sangat penting. bahkan bisa jadi ini inti dari semua yang aku alami selama 15 tahun terakhir ini. bahkan 23 tahun terakhir - sebelum aku bertemu dengan dia!? eeeh tunggu. 23 tahun lalu kami sudah bertemu! hanya belum kenal.
oh jadi itu kenapa dia selalu datang melalui mimpi.. bahkan tanpa bertemu pun, seseorang masih bisa membantu aku menyadari sesuatu yang sangat penting. ajaib. ajaib bagaimana setiap manusia yang ditemui selalu membawa sesuatu yang berharga. khusus untuk kamu.
terima kasih. mungkin suatu saat nanti kalau ada kesempatan kita bertemu lagi, aku bisa menyampaikannya secara langsung. tapi untuk saat ini, aku sampaikan saja segala rasa melalui doa pagi ini. aku yakin doanya sampai. meski terpaut jarak tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh kilometer sekalipun.
semoga begini cukup.