Wednesday, December 6, 2023

aku suka indomi, padahal

aku membayangkan ada seorang anak mengeluh pada ibunya: “sekarang tu aku kalau makan indomi 2 kali dalam seminggu, pasti muntah..”

ibunya yang merupakan ibu-ibu pada umumnya, menjawab: “udah berapa kali mama bilang, kamu tu jangan kebiasaan makan mi instan. udah dewasa tapi masih begitu kelakuannya. jaman sekarang masak nasi kan udah gampang, udah ada ricecooker, magic jar dll. makan tuh dibiasakan yang sehat. mau makan sayur & buah juga gampang, tinggal jalan kaki sedikit ke tukang sayur. kalau males banget, bisa beli dari hape, tinggal klik-klik sebentar, tiba-tiba udah sampai di depan pintu.”

..

sementara itu, aku ketika mengeluh:

“sekarang tu aku kalau makan indomi 2 kali dalam seminggu, pasti muntah..”

jawab mamaku: 

“mungkin karena kamu tu makannya terlalu sehat, mbak. jadi badanmu tu udah nggak mau terima makanan yang instan-instan gitu lagi. kamu kan sukanya cuma makan sayur mentah, tomat, buah, gitu-gitu, kan? makanya sekarang kamu cuma makan indomi aja muntah.”

Sunday, February 19, 2023

...

aku mencatat hari ini, karena aku ingin selalu menyimpannya di dalam hatiku.

di hari ulang taun ibuku, dua hari setelah kematian nobita, sembilan hari setelah kepergian poyo, tiga belas tahun setelah kematian mak-ku, empat hari sebelum ulang tahunku yang ke tiga puluh sembilan, akhirnya aku mengerti satu hal yang sudah sejak lama coba kamu sampaikan kepadaku. waktu mendengarnya pertama kali di suatu pagi, aku menangis hingga dadaku terasa sesak meskipun aku tidak mengerti satupun yang kamu katakan. mungkin waktu itu jiwaku sudah bisa menerima meski ragaku menolaknya.

sekarang aku mengerti.

bahwa aku dicintai.

aku dilindungi.

aku tidak pernah sendirian.

aku mampu.

aku berharga.

dan aku cukup.

meski kesadaran ini harus dibayar dengan harga yang sangat mahal (karena aku terlalu sibuk melawan dan menolaknya), hari ini aku bersimpuh di hadapanmu. kuletakkan hatiku yang hancur lebur di atas tanah, & aku bersujud sedalam-dalamnya. aku terima cintamu. kasih sayangmu. perlindunganmu. dan aku terima pemberianmu dengan rasa syukur. semoga aku bisa merawat pemberian berharga ini dengan sebaik-baiknya.

terima kasih sudah mempercayaiku.

Monday, February 13, 2023

kutu buku

semakin banyak belajar tu kenapa ya kok malah makin bikin merasa diri sendiri (ternyata) bodoh :)) aku kira semakin banyak belajar aku akan merasa semakin pintar & percaya diri. ternyata justru aku malah jadi nemu banyak hal yang aku nggak tau & nggak ngerti. trus yang kulakukan di masa lalu itu ternyata banyak yang salah. yang pernah aku tulis tulis di blog, yang aku ketik ketik di twit, di status-status fb, di komentar-komentar ig, bahkan yang pernah aku bilang ke teman, adek, mama, la kok salah semua?! (ada yang bener juga sih, cuma kayaknya lebih banyak salahnya). OMG semua orang liat aku melakukan kebodohan dan bisa membaca bukti-bukti kebodohanku, dong?! 💀💀💀 udah gitu, makin ke sini, jarak antara melakukan kesalahan dan menyadari melakukan kesalahannya jadi semakin dekat. aaaaaakkk.

kadang saking frustasinya, aku suka bertanya-tanya sama tuhan, kenapa sih, aku nggak dibikin pinter aja dari lahir? jadinya kan sekarang aku nggak perlu repot menanggung malu (dan menanggung akibat dari kebodohanku di masa lalu)? 💀💀💀

yang aku tanya tuhan, yang jawab malah basuki. kata dia kalau aku pinter dari dulu, makin nggak ada yang mau sama aku. hahahahahah.

aku tau itu nggak bener. mon maaf ya, tapi dari dulu aku lumayan laku (menyamakan diri sendiri dengan komoditas ☠️) tapi aku pikir-pikir memang ada benernya juga, dia.

tapi karena aku kesel dia ngomong gitu, aku bilang sama dia: "ya kan di dunia ini ada juga laki-laki dewasa - yang nggak terintimidasi sama perempuan pinter"

trus dia: "kamu mau cari di manaaa cowo kayak gitutu?"

aku jawab: "aku nggak nyari cowo. dari dulu juga nggak perlu." 


👀☠️ðŸŠĶ

kita temenan aja, ya

kapan lalu aku baca buku school of life yang judulnya how to find the right words. a guide to delivering life's most awkward messages. bab pertamanya adalah: i want us just to be friends. wuu menarik sekali, bukan? sebagai manusia yang pernah nangis-nangis 2 hari hanya karena bingung mesti nolak cowok padahal juga dia belum nembak (dia baru ngomong 2 taun setelah aku nangis-nangis itu) & berbagai pengalaman tidak menyenangkan lainnya, sepertinya penting sekali aku mengetahui informasi ini. karena selama ini orang-orang sepertinya nggak ada yang paham penderitaan orang yang mesti nolak cinta yang bahkan belum dikasihin. rasanya kayak orang kurang waras, tau nggak sih. tapi mana ada yang percaya, ya kan. coba dipikirin aja, gimana kepingin ngembaliin sesuatu yang belum dikasihin itu nggak bikin kamu gila? apalagi kalau sebetulnya kamu sayang sama orang itu.

awalnya di buku ini dia bilang begini: "it's never easy to be rejected but it's arguably a great deal worse to have to reject." wuih, akhirnya ada yang ngerti juga, kubilang.

tapi trus dia bilang: "it's profoundly tempting to say nothing ... but such ambiguity merely prolongs the torture. you have the agency, maturity, and responsibility to bring this to an end." terus terang, sebetulnya pemikiran seperti ini yang selama ini aku percaya juga. yang membuat aku semakin menyalah-nyalahkan diri sendiri. kalau aku sayang sama dia, mestinya aku begini begitu dll dst dsb. kadang aku bahkan nuduh-nuduh diri sendiri kalau aku ini cuma takut kalau nanti aku bilang "kita temenan aja ya," dia jawabnya: "loh, selama ini kita memang teman, kan?" ðŸ’€ðŸ’€ðŸ’€ðŸ’€ðŸ’€ðŸ’€ðŸ’€

tapi ternyata setelah aku membaca jalan pikiranku sendiri melalui tulisan orang lain begini, justru aku bisa menemukan betapa anehnya cara berpikir seperti ini. 

selain karena si penulis ini terlalu berlebihan menuntut diri sendiri bertanggung jawab untuk sesuatu yang sebetulnya bukan tanggung jawabnya dia, di saat yang bersamaan orang ini juga mengambil hak orang lain nggak, sih? ini tu aku bacanya jadi: ada orang mau ngomong, dia belum ngomong, tapi udah kamu suruh diem. apa boleh kayak gitu, tu??!!

udahlah terserah school of life mau nulis apa. tapi aku mau stop kebiasaan buruk suka ambil-ambilin tanggung jawab orang lain & menyalah-nyalahkan diri sendiri untuk sesuatu yang jelas bukan urusanku.

selain itu aku juga nggak mau lagi memperlakukan orang lain seperti bocah. apalagi kalau aku sayang, aku semestinya percaya kalau dia bisa menyelesaikan urusannya sendiri layaknya manusia dewasa.

Sunday, January 8, 2023

teori tentang cinta

sepertinya hari ini aku menemukan tujuan hidupku: mencintai hidup.

selama ini aku kira aku ingin jadi manusia kuat. tapi trus tadi kok ya aku selo-selonya tanya lagi ke diriku sendiri, “memangnya mau jadi manusia kuat itu buat apa?” “ya biar bisa hidup bebas,” jawabku. aku ketawa dengar jawabanku sendiri. aku tanya lagi, “oke.. bebas itu maksudnya apa?” “lo ya bebas melakukan apapun yang aku mau, lah!” “hahahaha..” aku tertawa makin kencang. kubilang, “di dunia ini nggak ada satupun manusia yang bisa bebas melakukan apapun yang dia mau, sekuat apapun dia.” “iya bener juga, ya,” kataku kayak orang nggak pernah mikir. jadilah aku berusaha berpikir lagi, kalau aku sudah tau kalau kebebasan absolut itu tidak ada, sebetulnya aku itu maunya apa? dan lalu nemu mencintai hidup itu tadi.

aku ingin bisa mencintai hidup. saat ini aku tau aku tidak. atau semestinya aku lebih optimis dan bilang: belum. apakah aku bersyukur aku lahir ke dunia? iya. apakah aku senang bisa hidup di bumi? iya. tapi aku merasa aku belum mencintai hidup.

nah jadi pertanyaan penting selanjutnya adalah, cinta itu bisa terjadi karena dibiasakan (seperti kata pepatah jawa), atau hadiah dari tuhan untuk orang-orang yang beruntung saja (jadi meskipun kamu ingin, kalau bukan kamu yang dikasih kamu nggak akan bisa), atau tuhan kasih untuk semua orang, tapi nggak semua orang mampu menerima, atau bagaimana? —- jadi mungkin inti pertanyaanku adalah, menurutmu cinta itu bisa diusahakan atau tidak? gimana dengan tidak cinta lagi. apakah itu hal yang bisa diusahakan, atau kalau sudah cinta ya mau bagaimana lagi? hahahahaha. ngakak banget malam-malam ngetik ini.

teoriku sementara ini adalah, kalau kamu ingin sesuatu (= saat ini kamu tidak punya) itu artinya sebetulnya kamu bisa mendapatkan yang kamu inginkan itu. tinggal kamu cari cara untuk membuat dirimu sendiri percaya kamu bisa mendapatkannya (= sudah mendapatkannya), tapi bukan dengan cara menipu diri sendiri, karena selama kamu masih waras, kamu itu akan cukup pintar sehingga tidak bisa ditipu oleh dirimu sendiri, tapi tidak sepintar itu sampai bisa menipu dirimu sendiri.

entahlah ini aku nulis apa. tapi ya gitu.

ngomong aja gampang, ya.

rip

aku pikir ya, mungkin adalah sebuah pencapaian besar dalam hidup kalau aku bisa rest in peace bahkan sebelum aku dead. ya nggak, sih..

lagipula ada apa sih dengan istilah rest in peace.. seakan-akan orang itu baru boleh rest setelah dia dead. gimana nggak cape, ya kan..

Saturday, January 7, 2023

seberapa berat biji sawi?

orang yang yakin bahwa dirinya kaya, dengan mudahnya menghubung-hubungkan kalau orang lain begini & begitu itutu cuma karena mereka miskin saja.

orang yang sudah yakin bahwa dirinya sukses, dengan mudahnya mengatai orang gagal itu cuma karena malas dan kurang berusaha.

orang yang yakin bahwa dirinya dekat dengan tuhan, dengan mudahnya menilai orang-orang lain hidupnya kok tiap hari cuma bikin dosa aja.

seperti juga orang yang yakin bahwa dirinya woke, bisa dengan mudahnya menemukan orang-orang bodoh di sekitarnya, dan orang yang yakin bahwa dirinya awaken, dengan mudahnya berpikir bahwa orang-orang lain sedang hidup dalam kesia-siaan.

padahal kan udah dibilangin ya, sama pak harto sunan kalijogo: jadi orang itu ojo gumunan, ojo kagetan, ojo kuminter, ojo adigang adigung adiguno.

tau nggak, kalau gitutu namanya sombong!


8+3

kemarin malam tiba-tiba aku terpikir untuk membeli bunga untuk diriku sendiri meskipun nggak ada alasannya. tengah malam aku memilih-milih bunga di hape sambil mengikik-ngikik seperti anak sd yang dijanjikan bapaknya besok minggu kita mau piknik ke pantai. (meski sekarang -sudah tidak sd- pun aku masih akan kegirangan kalau diajak piknik ke pantai)

siangnya habis solat aku duduk lama sekali berpikir mau bilang apa ya, sama tuhan. lalu akhirnya aku bilang: "terima kasih allah, sudah kasih aku uang buat beli bunga hari ini. aku senang sekali!" (padahal juga bunganya belum datang)

lalu sorenya sambil mengeruk-ngeruk tanah untuk menanam portulaca, aku menonton mendengar salah satu video di youtube dan orang di video itu bilang kurang lebih begini: "maybe today you will receive flowers from someone, just because they know how much you love flowers."

loh kaget sendiri. aku langsung terdiam. huhuhu menangiiis. entah siapa itu yang dimaksud, diriku sendiri atau allah, yang manapun aku senang sekali.

terima kasih.


..

beberapa jam kemudian, langit sudah mulai gelap. muncul di depan pintu, pak gosend membawa buket bunga di lengannya. tersenyum lebar sekali, dia bertanya: “mbak fenty, ya?”


Saturday, December 31, 2022

choose to be kind. ewh.

orang-orang tu suka pada bilang "choose to be kind." "choose to be kind." "the world is full of mean people, but you can always choose to be kind," wuih hebat bener, kataku. jadi kind itu kan capek. apalagi kalo orangnya nggak ikhlas kayak aku. baik cuma karena ada maunya. capek bangeeet & nggak akan pernah ada cukupnya. kayak kuraaaang aja terus. udah usaha jadi baik, tapi kok rasanya masih kurang baik lagi dan lagi dan lagi. 

padahal kalo aku liat-liat, orang-orang lain pada suka-suka aja pilih nggak jadi baik, tapi tetep tuh hidupnya baik-baik aja. meskipun pilihan orang lain bukan urusanku juga sih, sebenernya. & aku tau apa sih, tentang kehidupan orang lain? jangan sok tau.

makanya aku nggak mau lagi kepingin jadi orang baik. yaudah seadanya aja. meskipun orang-orang akan: "loh kok gitu sih, kepinginan tu ya yang baik-baik aja, lah.." ya gimana lagi.. akutu capek tau, berusaha jadi orang baik. kupikir-pikir apa mungkin karena aku aselinya enggak baik, makanya pingin jadi baik tu udah usahanya setengah mati, masih aja gagal melulu.

memang kurasarasa, paling selamat tu jadi orang ikhlas. kayak nabi yang tetep choose to be kind meskipun dia di mean-in melulu sama orang-orang. tapi orang kayak nabi sih nggak bakal bisa pilih sebaliknya nggak, sih?

udahlah..

self sabotage

kamu pernah nggak sih, melihat dirimu sendiri berjalan menuju tepian jurang, meskipun sesungguhnya kamu tidak ingin melakukannya? meskipun kamu tau kalau sebetulnya bukan itu yang semestinya kamu lakukan? bukan itu tempat yang kamu tuju? 

kamu tau segala yang semestinya, segala pilihan yang lebih baik, tujuan yang lebih benar, tapi kamu jalan aja terus - nggak berhenti. dalam hati kamu cuma berharap, "semoga kali ini aku tidak apa-apa," meskipun kamu tau itu tidak mungkin. 

dulu kamu pernah berjalan ke arah jurang dan terjun dari tepiannya, dan kamu pernah melihat dirimu sendiri hancur lebur dibuatnya - butuh lama sekali untuk bisa menyusunnya kembali. tapi itu tidak menghalangi kamu untuk melakukan hal yang sama, sambil berharap kali ini hasilnya bisa berbeda.

"ndableg," kalau kata mamaku. orang-orang pintar bilang, itu namanya bodoh. ahli kejiwaan menyebut itu trauma. aku bilangnya, "aku capek."

aku merasa hidup itu sulit. benar-benar sulit. aku sering heran melihat bagaimana manusia-manusia lain sepertinya dengan sangat mudah melakukannya. tidak hanya mampu bertahan hidup, tapi bersinar terang di dalam kehidupannya. sangat terang hingga menerangi sekelilingnya. kayak matahari.

sementara aku lebih sering mempertanyakan tuhan, apa benar aku diciptakan untuk hidup di bumi pada masa ini? jangan-jangan ada kesalahan administrasi. wkwkwk. tapi tuhan bukan kantor pemerintahan. selain itu kita juga sudah memutuskan kalau tuhan itu maha sempurna. jadi nggak mungkin kan, dia salah. tapi kok begini? kadang aku merasa di jidatku ini ada stempel yang menyala di dalam gelap: kurang spec.


9. the hermit

tahun 2023 misiku cuma satu. aku mau menjadi manusia yang tidak perlu menjelaskan diriku sendiri ke siapapun, apapun godaannya (ingin punya teman), apapun resikonya (tidak punya teman).

kamu biasanya menyebut manusia model begini dengan sebutan: manusia egois. dan siapa sih yang mau berteman dengan manusia egois? nggak ada. tapi ya nggak apa-apa. atau setidaknya aku akan terus bilang sama diri sendiri: "gpp, fen. gpp."

aku lihat orang-orang lain selalu selamat melakukan ini. tapi mungkin seperti biasanya, aku tidak. tapi gpp. aku akan baik-baik saja, seperti biasanya.

Friday, November 25, 2022

manusia kuat

kau bisa runtuhkan jalanku,

kan kutemukan jalan yang lain.



Monday, August 22, 2022

0. the fool

ada yang pernah bilang kepadaku bahwa kebebasan itu ilusi. dia bilang, kebebasan itu sebetulnya tidak pernah ada. aku bisa mengerti kenapa dia bilang begitu. bahkan mungkin untuk waktu yang lama, aku mempercayainya - aku tidak bisa membuktikan sebaliknya.

tapi pagi ini ada bintang jatuh tepat di atas kepalaku.

aku tidak tau kejatuhan bintang di kepala itu bisa membuat pikiranku jadi jernih sehingga aku bisa melihat dengan lebih jelas, atau justru membuat aku jadi gila. tapi tiba-tiba saja aku meyakini bahwa kebebasan itu ada. bukan ilusi. meskipun aku belum pernah bertemu dengannya.

teoriku adalah, kebebasan itu ada, tapi keberadaannya hanya bisa ditemukan oleh orang-orang yang sudah mati berkali-kali (sampai pada akhirnya dia bertemu dengan dirinya yang sejati).

bebas itu adalah keyakinan bahwa tuhan menciptakan aku tidak sempurna - tapi cukup. bebas itu meyakini aku cukup, meskipun dunia tidak setuju.

..

2.34

pagi ini aku berdoa kepada tuhan untuk kebebasanku. aku yakin suatu hari nanti kami akan bertemu.

Saturday, August 20, 2022

breathe

nemu puisi ini, dan merasa sangat-sangat dimengerti. setiap katanya seperti keluar dari jariku sendiri & aku merasa seperti kami berasal dari planet yang sama.


breathe.


she sat at the back

and they said she was shy

she led from the front

and they hated her pride


they asked her advice

and then questioned her guidance

they branded her loud

then were shocked by her silence


when she shared no ambition

they said it was sad

so she told them her dreams

and they said she was mad


they told her they'd listen

then covered their ears

and gave her a hug

whilst they laughed at her fears


and she listened to all of it

thinking she should

be the girl they told her to be

best as she could


but one day she asked

what was best for herself

instead of trying

to please everyone else


so she walked to the forest

and stood with the trees

she heard the wind whisper

and dance with the leaves


and she spoke to the willow,

the elm, and the pine

and she told them what she'd been told

time after time


she told them she never

felt nearly enough

she was either too little

or far, far too much


too loud, or too quiet

too fierce, or too weak

too wise, or too foolish

too bold, or too meek


then she found a small clearing

surround by firs

and she stopped, and she heard

what the trees said to her


and she sat there for hours

not wanting to leave

for the forest said nothing...

it just let her breathe


becky hemsley



2. high priestess

be careful what you wish for. 

menurut kamus merriam-webster:

Definition of (be) careful what you wish for

used to tell people to think before they say that they want something and to suggest that they may not actually want it

tapi menurutku, hati-hati dengan apa yang kamu harapkan itu bukan karena yang kamu inginkan itu mungkin salah & akan menjadi sesuatu yang kamu sesali, atau ternyata tidak kamu inginkan. tapi lebih pada, kamu belum tau keseluruhan dari apa yang kamu inginkan itu. 

tapi, apa sih di dunia ini yang kita sudah tau keseluruhannya sebelum kita memilihnya? kan nggak ada. hidup saja kita nggak tau nanti akhirnya seperti apa. tapi kan ya kita tetap pilih hidup. kan? (KAMU MEMILIH HIDUP, KAN?) semua yang aku pilih banyak yang ternyata mengejutkan, mengecewakan, menyakitkan, menyedihkan. tapi tidak ada yang aku sesali.

dulu aku sempat berpikir, enak ya jadi dukun. dia tau hal-hal yang kebanyakan orang tidak ketahui. gimana coba rasanya jadi orang seperti itu? pasti rasanya sangat powerful. knowledge is power, katanya.

ternyata enggak sama sekali. justru sebaliknya.

menjadi orang yang tau lebih banyak dari orang lain itu sering-sering justru rasanya sangat-sangat melemahkan. seperti tidak bisa berbuat apa-apa.

inner knowing. ada yang bilang karena aku punya inner knowing itu makanya orang sering sekali menceritakan masalah-masalahnya kepadaku (walau aku pikir sebetulnya lebih karena aku nggak suka nggosip, jadi rahasiamu aman kubawa mati - atau hilang, karena besokannya aku udah lupa ðŸ’Đ)

tapi, ya. uuuuuugh. tiap orang cerita tentang masalahnya, sering-sering aku tau apa yang sebetulnya terjadi, apa yang akan terjadi kalau dia melakukan apa, apa yang dia sembunyikan, apa yang sebetulnya dia inginkan (biasanya ini nggak diceritain), rasanya kayak aku bisa lihat zoom in sekaligus zoom outnya gitu lo. dan karena:

1. aku tau apa yang paling dia inginkan sesungguhnya, meski aku tau apa yang 'sebaiknya' dia lakukan.

2. aku tau dia akan tetap melakukan apa yang dia inginkan, bukan yang sebaiknya dia lakukan.

3. aku tau ini adalah ceritanya dia, bukan ceritaku. perjalanannya dia, bukan perjalananku. dia harus mengalami apa yang dia mesti alami, & kadang insight dari aku meski 'benar', justru akan menjauhkaan dia dari pelajaran yang semestinya dia terima. (dan harus dia terima, karena kalau tidak, justru dia akan mengulang pelajaran yang sama di kemudian hari.)

rasanya seperti mengetahui di depan sana ada jurang, tapi aku nggak bisa bilang sama dia. karena dia memang mesti masuk jurang, jadi aku bilangpun, dia (biasanya) tidak akan mau mengubah arahnya. aaargh rasanya frustasi sekali.

..

tapi setelah aku pikir-pikir lagi, mungkin aku tau kenapa sesungguhnya tuhan beri aku kemampuan ini. ini pelajaranku juga. aku mesti belajar percaya bahwa segala yang terjadi itu terjadi untuk kamu, bukan pada kamu. aku mesti belajar melihat kasih sayang tuhan pada setiap peristiwa, karena meski aku menganggap masuk jurang itu buruk, biasanya bukan itu yang sesungguhnya terjadi. karena aku hanya melihat lebih banyak, bukan melihat semuanya. aku mesti belajar untuk fokus pada perjalananku sendiri, bukan perjalanan orang lain.

lagipula, mungkin ini cara menyayangi yang sesungguhnya. menemani, bukan mengarahkan. dulu aku pikir menemani orang masuk jurang itu aku mesti masuk jurang juga. ternyata enggak.

jadi kalau kamu tau aku tau, dan kamu bilang: "ayolaaah kasih tau apa yang kamu lihat. AKU TAU tadi kamu lihat sesuatu." dan aku bilang, "enggak. aku nggak lihat apa-apa." itu karena itu.



Friday, August 5, 2022

cerbung kucing - bagian 2

baca bagian 1 di sini.

sampai malam kutunggu, dan sampai beberapa hari berlalu, kristina hendriks tidak pernah datang lagi. hari ketika aku menyadari dia ternyata kucing mama, itu jadi kali terakhir aku melihatnya. dia sudah pindah bersama bayi-bayinya yang lain, dan meninggalkan satu bayinya di sini. apa dia lupa, kalau ada satu anaknya yang tertinggal? atau dia memang sengaja meninggalkannya di sini?

awalnya aku berencana mau merawat kristina sampai dia bisa makan makanan padat saja & selanjutnya akan menyerahkannya untuk adopsi, jadi aku sangat berusaha bagaimana caranya agar hati kami tidak terikat. ha ha ha. tentu saja gagal. lagipula kok bisa sih, ada orang yang berpikir kalau dia bisa merencanakan kapan dia akan jatuh cinta sama siapa?! hati sendiri saja tidak bisa aku kendalikan, kok mau mengendalikan hati makhluk lain.💀 

kristina mengikutiku ke mana-mana. kalau malam, dia tidak mau tidur sendiri kalau tidak tidur di atas baju bekas aku pakai, dan tiap pagi bangun tidur, dia 'menyusu' di perutku (sampai sekarang! padahal dia sudah besar). dan ya begitu saja terjadi, aku jatuh suka.

..

kristina tumbuh menjadi seekor kucing yang percaya diri dan aneh. aku merasa dia sangat berbeda dengan kucing lain, karena ketika kami berkomunikasi, kuperhatikan dia tidak melihat mataku seperti kucing-kucing lainnya. selain itu, dia juga suka melakukan gerakan-gerakan aneh, bisa melihat hantu, dan beberapa kali mengalami anxiety attack. 

serangan panik selalu terjadi setelah magrib, ketika dia bermain di luar rumah. tiba-tiba dia akan berlari masuk ke dalam rumah dengan sangat kencang, & tidak akan berhenti berlarian ke sana ke mari kalau tidak dipeluk dengan erat. ketika memeluknya, terasa sekali kalau jantungnya berdebar keras sekali, badan sangat panas, & napas pendek-pendek dengan lidah menjulur keluar seperti anjing. 

dan setiap kali terjadi, entah kebetulan atau bagaimana, besoknya selalu ada binatang yang mati di sekitar sini. 

waktu pertama kali kristina kena serangan panik, besok paginya ada kucing mati tertabrak di jalan depan rumah. dan serangan yang terakhir terjadi kemarin di malam idul adha sebelum penyembelihan sapi. 

aku kan jadi kepikiran, JANGAN-JANGAN KRISTINA BISA MELIHAT MALAIKAT MAUT LEWAT?


-bersambung-



Wednesday, August 3, 2022

cerbung kucing - bagian 1

aku mau cerita tentang kucingku, kristina. nama lengkapnya kristina yin. kristina itu nama marga, karena dia lahir dari seekor mama kucing bernama kristina hendriks.

..
waktu itu aku masih tinggal di b113. kami baru saja pindah, jadi kucing-kucing juga sedang menyesuaikan diri. bolu si kucing 0 (cat zero: mama & nenek semua kucing di rumah), sering kudapati beradu mulut di atas tembok pekarangan belakang rumah, dengan seekor kucing putih abu-abu yang mukanya mirip banget sama tetanggaku, pak hendrik. maka dari itu awalnya aku kira dia kucing jantan, karena mukanya sama persis dgn pak hendrik. (benerannn, nggak bohong. waktu basuki aku liatin foto mukanya kristina hendriks, dia juga langsung: "OOOIYAA BENER MUKANYA KAYAK PAK HENDRIK! HAHAHA..")

entah karena proyeksi dendam pribadiku sama pak hendrik, atau memang niat baik ingin menolong bolu, ketika mereka berantem, aku selalu menembaki kristina hendriks dengan pistol air, yang selalu aku akhiri dengan gestur jari telunjuk & jari tengah bolak-balik menujuk mataku dan matanya: "awas, ya! kalau kamu gangguin kucingku lagi."

seperti itu terjadi setiap hari sampai pada suatu pagi aku melihat kristina hendriks memindahkan bayi-bayi kucing di atap rumah tetangga. "LAHHH! TERNYATA DIA KUCING MAMA JUGA?! aku kira dia kucing jantan.." aku merasa sangat bersalah selalu menembaki dia dengan pistol air. padahal dia sedang mempertahankan teritorinya, karena di situ kan dia sudah tinggal lebih dulu dengan bayi-bayinya, sampai tiba-tiba kami datang. pantas saja bolu bilang dia enggak mau tinggal di situ karena ada kristina hendriks. aku kira dia takut. ternyata karena respek dengan perjanjian teritori kucing perumahan. aku bahkan bilang sama bolu: "kenapaaa kamu nggak mau tinggal di sini?! kamu takut sama dia, bol?! jangan mau ngalah sama cowo gitu aja! lawan bol, nanti aku bantuin!" inilah pelajaran yang berharga, gaes. makanya kalau jadi teman jangan suka asaaal kasih unsolicited advice padahal nggak ngerti duduk permasalahannya. sotoy banget!!

hari berikutnya, aku bangun jam 4 pagi dan mendengar bayi kucing menangis dari pekarangan rumah kosong di sebelah. aku membatin, oh itu pasti bayinya kristina hendriks. hingga siang, bayi masih menangis terus keras sekali, dan mamanya tidak juga datang menjemput. sebetulnya aku kuatir bayi kepanasan & kehausan, karena siang itu matahari terik sekali. apalagi dia sudah menangis dari jam empat pagi sampai jam 12 siang! pun sepertinya sebentar lagi akan hujan. tapi dalam hati aku masih berharap mama kucing akan datang menjemput anaknya yang tertinggal.

tidak tega, akhirnya kami minta tolong pak supri (satpam kompleks) untuk memanjat & mengambil bayi kucing itu. aku pikir, gpp lah sementara aku ambil dulu. nanti kalau kristina hendriks datang, aku bisa kembalikan sekalian minta maaf atas kesalahanku. 

"cuma ada satu, bu" kata pak supri sambil menyerahkan seekor bayi kucing berwarna putih dengan garis hitam tipis di jidat seperti harry potter, yang bahkan matanya saja belum terbuka. betul saja setelah bayi diserahkan, hujan turun deras sekali.

-bersambung-



Thursday, July 14, 2022

bunga tidur itu berwarna kuning

15 tahun terakhir ini, aku selalu bermimpi tentang satu orang ini. ya sebetulnya nggak selalu, sih. tapi cukup sering untuk orang yang aku sudah tidak pernah ketemu lagi dengannya, nggak pernah ngobrol, & (sesadarku) nggak pernah aku pikirkan lagi. jarak kami di bumi pun tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh kilometer jauhnya. (beneran, aku udah googling barusan.)

mimpi tentang dia datangnya random saja. ini bukan orang yang aku pikirkan siang, trus malamnya dia datang melalui mimpi. pun biasanya, setelah bangun tidur aku sudah lupa tadi mimpinya tentang apa. aku cuma ingat tadi ada dia.

beberapa hari lalu, akhirnya aku ceritakan tentang hal ini di grup whatsapp mantu idola. (idolanya dicoret karena ada satu anggota yang akhirnya nggak denial lagi kalau dia memang bukan mantu idola mertua. hahahahahah. yang namanya asumsi tu kan beda ya, sama kenyataan. lol. ingat kata doktor ramani: radical acceptance. :')) )

salah satu anggota grup bilang, "kamu ada utang kali pen, sama dia. coba diinget-inget, jangan-jangan kamu pernah janji apa?” aku penasaran. aku tau aku nggak suka bikin janji. misal mau googling tafsir mimpi pun juga gimana caranya? aku aja nggak ingat mimpinya tentang apa. besoknya aku nonton video tentang mimpi. di situ naratornya bilang, mimpi itu bisa memberi kamu informasi melalui rasanya. apa yang kamu rasakan ketika bangun tidur?

aku ingat-ingat lagi apa yang aku rasakan selama ini setiap bangun dari mimpi bertemu dia. seketika informasi berdatangan dengan sangat cepat, sampai akhirnya aku menyadari satu hal yang sangat penting. bahkan bisa jadi ini inti dari semua yang aku alami selama 15 tahun terakhir ini. bahkan 23 tahun terakhir - sebelum aku bertemu dengan dia!? eeeh tunggu. 23 tahun lalu kami sudah bertemu! hanya belum kenal.

oh jadi itu kenapa dia selalu datang melalui mimpi.. bahkan tanpa bertemu pun, seseorang masih bisa membantu aku menyadari sesuatu yang sangat penting. ajaib. ajaib bagaimana setiap manusia yang ditemui selalu membawa sesuatu yang berharga. khusus untuk kamu.

terima kasih. mungkin suatu saat nanti kalau ada kesempatan kita bertemu lagi, aku bisa menyampaikannya secara langsung. tapi untuk saat ini, aku sampaikan saja segala rasa melalui doa pagi ini. aku yakin doanya sampai. meski terpaut jarak tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh kilometer sekalipun.

semoga begini cukup.



patience tydack sama dengan RADICAL ACCEPTANCE

 catatan penting dari doktor ramani:


DON'T DEFEND

DON'T ENGAGE

DON'T EXPLAIN

DON'T PERSONALIZE.


udara

aku lupa tahun berapa. tapi bulannya september. kalau tidak salah, waktu itu adekku allan masih smp. dia berulang tahun. aku tau dia sedang sangat suka mendengarkan musik band jamrud di radio. jadi aku tau kalau dia pasti akan senang sekali kalau dapat kado ultah kaset jamrud. tapi aku (yang waktu itu berpikir kalau aku mesti jadi kakak yang baik dan bertanggung jawab) malah beliin dia kaset nugie. HAHAHAHAH. kalau diceritain lagi gini memang kedengarannya jadi absurd banget, ya.. dari lagu tentang memasang alat kontrasepsi di tengah sawah, jadi lagu tentang menyiapkan secangkir teh yang hangat (di tengah sawah juga lo, menurut videoklipnya). hahahah. 

bahkan dari sebelum memberikan kado itu, aku sudah merasa kalau yang aku lakukan waktu itu salah. tapi berpuluh-puluh tahun kemudian baru aku tau kenapa keputusan itu salah.

..

hari ini aku bertanya pada seseorang yang sangat senang memberi sesuatu yang tidak aku senangi, dan sering-sering tidak aku butuhkan - hanya karena menurut dia, "ya begini ini cara aku mencintai." meskipun sudah berkali-kali aku menjelaskan dengan hati-hati (dan kadang tidak hati-hati): "bukan dengan itu aku bisa merasa dicintai." bukan itu yang aku butuhkan.

"kamu tu mau aku tau kalau kamu cinta sama aku, atau kamu mau aku merasa dicintai? karena menurutku itu adalah dua hal yang berbeda."

kalau kamu pilih yang pertama, kamu tidak akan mendapat apa-apa. (selain mungkin pelajaran hidup 20 tahun kemudian)

kalau kamu pilih yang kedua, aku pikir mungkin kamu akan mendapatkan dua-duanya.

..

tapi kesimpulan akhirnya tu memang selalu ternyata aku yang salah, ya. karena kalau dia sudah bilang, "ya begini ini cara aku mencintai", kenapa aku masih selalu berharap dia mencintai dengan cara yang berbeda?